Prestasi Indonesia – Juara World Championship Badminton 2013

Posted on

Hasil yang menggembirakan dan membanggakan kembali datang dari olahraga tepok bulu. Ya di ajang “World Championship” yang diselenggarakan di China Indonesia menorehkan dua prestasi di nomor ganda putra dan ganda campuran. Mari kita cari tahu siapa saja peraih medali emas di turnamen dunia tersebut.
Ganda Campuran (XD)
Pebulutangkis Indonesia, Liliyana Natsir mencetak rekor di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013. Pasangan Tontowi Ahmad itu menjadi pebulutangkis putri pertama yang mampu meraih tiga gelar juara dunia nomor ganda campuran.

Liliyana/Tontowi sukses menyabet medali emas di Kejuaraan Dunia 2013 usai mengalahkan ganda campuran nomor satu dunia asal China, Xu Chen/Ma Jin. Pada final yang berlangsung di Guangzhou, China, Minggu 11 Agustus 2013, Liliyana/Tontowi menang 21-13, 16-21 dan 22-20.

Bagi Tontowi, ini adalah final sekaligus gelar juara dunia pertama. Namun, bagi Liliyana, ini merupakan gelar ketiga dari empat final. Sebelumnya, pemain yang akrab disapa Butet itu meraih gelar juara dunia 2005 dan 2007 ketika masih berpasangan dengan Nova Widianto.

Liliyana juga menjadi pebulutangkis putri pertama yang mampu meraih tiga gelar juara dunia nomor ganda campuran. Pemain 27 tahun ini bersanding dengan legenda bulutangkis putra asal Korea Selatan, Park Joo-bong, yang juga meraih tiga gelar juara dunia nomor ganda campuran.

“Kami yakin bisa mengalahkan pasangan China di partai final setelah di nomor tunggal putri secara mengejutkan Thailand bisa juara. Ini menandakan masih ada peluang untuk menjadi juara karena kekuatan sudah merata,” ujar Liliyana usai pertandingan.

Indonesia sendiri meraih dua gelar di Kejuaraan Dunia 2013. Medali emas lainnya dipersembahkan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang mengalahkan pasangan Denmark, Mathias Boe dan Carsten Mogensen. Ini adalah gelar kedua Hendra setelah pada 2007 meraih kemenangan bersama Markis Kido

Men Double (MD)
Tim bulutangkis Indonesia sukses mengulang sejarah manis di World Championships 2007 dengan meraih dua gelar juara. Kedua gelar juara dipersembahkan oleh pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan pasangan ganda putra Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan di Guangzhou, China pada hari Minggu (11/08).

Pada tahun 2007 lalu, Indonesia juga mencatat prestasi gemilang dengan meraih dua gelar lewat pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Markis Kido serta Nova Widianto/ Liliyana Natsir.

“Sangat mengharukan dan membanggakan, saya sampai menitikkan air mata. Ini berkat perjuangan seluruh atlet, pelatih dan pengurus. Dan juga dukungan serta doa dari seluruh fans di Indonesia dan dunia,” ucap Gita Wirjawan, Ketua Umum PP PBSI usai menyaksikan langsung pertandingan Hendra/Ahsan.

Di babak final hari ini, Hendra/Ahsan mengalahkan peraih medali perak Olimpiade London 2012, Mathias Boe/ Carsten Mogensen, dengan dua game langsung, 21-13, 23-21.

Game pertama dimenangkan Hendra/Ahsan dengan cukup mudah. Pasangan asal Denmark tersebut tampak tak bisa berkutik. Smash keras dan tajam yang menjadi andalan Boe/Mogensen pun selalu bisa diredam Hendra/Ahsan.

Pada game kedua, Boe/Mogensen mencoba untuk bangkit. Dengan terus memberikan tekanan pada Hendra/Ahsan, keduanya nyaris memaksakan rubber game saat unggul 20-18. Disinilah Hendra/Ahsan pun menunjukkan kematangannya, mereka tetap bermain dengan tenang.

Pasangan rangking lima dunia ini perlahan-lahan mulai membalikkan keadaan dan menyamakan kedudukan menjadi 20-20 dan malah mencuri game kedua sekaligus memastikan gelar kedua bagi Indonesia.

“Mungkin kali ini saya lebih enjoy, waktu dulu saya sempat tidak bisa makan. Sama Kido (Markis Kido) kalau makan juga ‘diem-dieman’, nggak ngomong. Sekarang lebih rileks, mungkin karena sudah pernah meraih gelar juara dunia, tetapi hal ini tidak mengurangi kebahagiaan saya meraih gelar juara dunia tahun ini bersama Ahsan,” jelas Hendra yang dikutip dari badmintonorg.

Selamat buat para jawara dunia bulutangkis kita, sungguh suatu kebanggaan bisa menyaksikan kalian semua mengumandangkan lagu Indonesia Raya di China. Sukses selalu, kami dukung sepenuhnya demi terciptanya prestasi membanggakan selanjutnya

Postingan terpopuler:

  • cara menghilangkan pertahanan coc yg sudah dibeli
  • base coc th 6 yang ga muda rata
  • markas war th 9 anti lavaloon