BIMC “6 Emas” Di Tangan Anak Bangsa

Posted on
Kabar baik dan mengharumkan nama Indonesia datang dari dunia Pendidikan. Para pelajar SD dan SMP Indonesia bertarung dalam Bulgaria Internasional Mathematics Competition (BIMC) 2013, di kota Burgas, Bulgaria yang berlangsung pada 1-4 Juli 2013. Hasilnya sungguh membanggakan, yaitu dengan meraih total 6 emas di semua kategori.
BIMC diikuti oleh sekitar 500 pelajar dari 29 negara peserta dari 4 benua,  yaitu Indonesia, China, Hongkong, Bangladesh, India, Thailand, Iran, Jepang, Kazakhtan, Korea Selatan, Macau, Malaysia, Mongolia, Nepal, Filipina, Sri Lanka, Taiwan, Vietnam (Asia); Rumania, Russia, Bulgaria, Belanda, Siprus (Eropa); Afrika Selatan, Nigeria, Syria, Zimbabwe (Afrika); dan Amerika Serikat, Meksiko, Kanada (Amerika).
Pada tingkat SD, Indonesia berhasil meraih  4 medali emas, yang terdiri dari 2 emas untuk kategori individu, 1 emas untuk kategori Team Contest dan 1 emas untuk kategori Group Prizes. Selain itu, pelajar SD Indonesia juga berhasil meraih 5 medali Perak, 3 medali Perunggu dan 6 Merit untuk kategori individu dan 1 perak dan 1 perunggu untuk kategori Team Contest serta dua Perak untuk Group Prizes.
Medali emas kategori individu tingkat SD diraih Kinantan Arya Bagaspati dan  Leonardo Irvin Pratama. Medali Perak oleh Dick Jessen William, Hardyanshel Kesuma, Peter Aristo Hadi Gunawan,  Alfian Edgar Tjandra, dan Kezia Aurelia Cendranata. Perunggu oleh Muhammad Surya Siddiq,  Abdullah Azzam, dan Chaterine Charles.
Sementara untuk tingkat SMP, pelajar Indonesia berhasil meraih 2 medali emas, 1 perak, 7 perunggu,  dan 4  Merit untuk kategori individu.  Selain itu juga meraih  1 perak dan 3 perunggu untuk kategori Group Prizes; serta 2 perunggu untuk kategori Team Contest.
Dua medali emas berhasil diraih Rezky Arizaputra dan Gian Cordana Sanjaya. Adapun perak diraih Stanley Orlando dan perunggu diraih Nicholas Steven Husada, Anantyanto Kurnia Wicaksono, Eliora Violain Buyamin, Louis Cahyadi, Farras Mohammad Hibban Fadilla, Edwin Aldrian Santoso, Boen Anthony William Brian. Perunggu juga diraih Agasha Kareef Ratam, William Leonard Sumendap, Kwee Lung Sin, dan Michael Gilbert.

Prestasi ini dinilai sangat membanggakan dikarenakan soal-soal tes pada BIMC kali ini lebih sulit dibandingkan soal-soal tes pada BIMC tahun-tahun sebelumnya, sebagaimana diungkapkan  para ketua delegasi negara peserta.

Delegasi pelajar Indonesia yang terdiri dari 16 pelajar SD dan 16 SMP tersebut dipimpim oleh Sdr. Elvira dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan beberapa guru pendamping.
BIMC merupakan salah satu kompetisi matematik internasional tahunan  bergengsi yang diselenggarakan sejak tahun 2003 di setiap negara yang berbeda.
Kompetisi dinamakan sesuai dengan nama negara penyelenggara.  Kali ini, kompetisi diselenggarakan  oleh Kementerian pendidikan dan  Ilmu pengetahuan Bulgaria bekerjasama dengan  Municipality Burgas, Persatuan Ahli Matematika Bulgaria dan Sekolah Matematika   “Academic Obreshkov “ Burgas. Keikutsertaan Indonesia pada BIMC ini adalah yang keenam kalinya.
Selamat bagi kalian sang penerus bangsa, kalian telah mengharumkan nama baik negaramu. Tetap berprestasi dan kami bangga terhadapmu. 

Postingan terpopuler:

  • base anti naga dan unit darat war
  • base coc yang bisa di pindah ke laut
  • cara balai kota coc pindah ke laut